Bukti Dirasa Cukup, Majelis Tolak Permohonan Pemkot Surabaya untuk Hadirkan Saksi Ahli

0
27
views

Surabaya- Dinas Pengelola Bangunan dan Tanah Kota Surabaya sebagai Termohon Informasi meminta kepada Majelis Komisioner agar diberi waktu pembuktian kembali pada sidang selanjutnya.

Alasannya karena Termohon akan menghadirkan saksi untuk memperkuat pengecualian informasi atas obyek tanah yang dimohon Aisya sebagai Pemohon Informasi.
Hal ini dikatakan kuasa Termohon yaitu Novi dan Asep dalam sidang yang digelar KI Jatim secara virtual pada hari ini, Selasa (22/12).

Dalam sidang yang dipimpin oleh Elis Yusniyawati sebagai Ketua Majelis, Termohon mengungkapkan hasil uji konsekuensi yang telah dilakukan.

Menurutnya, jika informasi dibuka untuk umum, maka bisa disalahgunakan terhadap obyek yang dimohonkan untuk mencapai tujuan tertentu.
Hingga merugikan Pemkot Surabaya sebagai yang berkepentingan atau yang memiliki hak atas tanah tersebut.

” Jika ditutup public maka dapat melindungi asset Pemkot Surabaya terhadap pihak yang tidak berkepentingan terhadap obyek tersebut sehingga menciptakan kemanaan yang kondusif pada kota Surabaya,” terang Asep dalam sidang.

Terhadap permohonan waktu pembuktian lagi untuk sidang selanjutnya, Majelis merasa bukti yang diberikan Termohon sudah mencukupi.

“Setelah mendengar dan memeriksa bukti Termohon, kehadiran saksi tidak diperlukan lagi untuk mendukung uji konsekuensi Termohon, ” kata Elis.
Sidang selanjutnya akan digelar dengan agenda pembacaan putusan, lanjutnya.

Sebelumnya, Pemohon mengajukan permohonan informasi berupa Salinan bukti sertifikat dan cara perolehan tanah yang Pemohon tempati dan dikatakan sebagai Aset Pemerintah Kota Surabaya; dan Dasar Hukum dan Hubungan Hukum atas perolehan tanah yang Pemohon tempati dan dikatakan sebagai Aset Pemerintah Kota Surabaya. (ase)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here