Kelurahan Sukomanunggal Mempertanyakan Perbedaan Data Dalam Sidang

0
21
views

Sidoarjo – Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur kembali gelar sidang sengketa informasi atas permohonan informasi Fathur Rohman secara daring. Hadir sebagai Termohon merupakan Kelurahan Sukomanunggal, Kecamatan Sukomanunggal, Kota Surabaya.Digelar pada hari Rabu (14/10) sidang tersebut diketuai oleh Edi Purwanto dengan agenda pembuktian.

Kelurahan Sukolilo yang dihadiri oleh Lidya menjelaskan bahwa ada perbedaan antara data yang terlampir dalam Iuran Pembangunan Daerah yang dijelaskan oleh Pemohon dengan bukti yang ada dalam kelurahan.  Bukti tersebut merupakan buku C yang menjadi dasar pelayanan yang ada di Kelurahan. Lidya menjelaskan bahwa tidak ada kesamaan kutipan oleh Pemohon dengan dengan buku C.

Pada sidang sebelumnya, Termohon menyatakan informasi yang dimohon Pemohon masuk dalam informasi yang dikecualikan. Informasi yang dimohon adalah Penjelasan asal-usul/riwayat (status hukum) atas tanah IPEDA dengan No. 52, 253, 99 dan 178 Persil 8 dt Kelas Desa III yang berlokasi di Tambak Lumpang wilayah RW. 04 Kelurahan Sukomanunggal Kec. Sukomanunggal Kota Surabaya, yang saat ini tanah tambak tersebut telah dikuasai / dihuni beberapa warga serta dibangun rumah untuk tempat tinggal.

Sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 34 Peraturan Komisi Informasi (PerKi) Nomor 1 Tahun 2013 tentang Prosedur Penyelesaian Sengketa Informasi Publik, apabila penolakan permohonan informasi berdasarkan alasan pengecualian informasi, maka Termohon harus membuat uji konsekuensi.

Menanggapi uji konsekuensi, Lidya menegaskan bahwa pihaknya belum melakukannya dikarenakan tidak ada kesesuaian dengan buku C, sehingga Principal tidak bisa memberikan pelayanan kepada Pemohon.

Dalam sidang, Termohon mempersilahkan Majelis untuk melakukan pemeriksaan setempat. Hal ini jugadiatur dalam Pasal 56 PerKi No. 1 Tahun 2013.

Edi yang didampingi Herma Retno Prabayanti dan Imadoeddin akan melakukan musyawarah majelis untuk menentukan perlu atau tidaknya dilakukan pemeriksaan setempat.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here