Butuh Koordinasi, Sidang Awal Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah Kota Surabaya Ditunda

0
37
views

Surabaya – Sidang pemeriksaan awal sengketa informasi antara Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah Kota Surabaya dengan Aisyah digelar secara virtual oleh KI Jatim, (16/9). Sidang perdana ini mempertemukan para pihak untuk pertama kali.

Bertindak sebagai Pemohon yakni Aisyah, warga Bendul Merisi Permai Kota Surabaya. Pemohon yang turut diwakili oleh Saleh Al Hasni memohon informasi terkait status tanah tempatnya tinggal. Saleh ingin mengetahui dasar hukum untuk memastikan kejelasan tanah yang ditempati dan dikatakan sebagai Aset Pemerintah Kota Surabaya.  Maka dari itu, penting bagi Saleh untuk mengetahui salinan sertifikat tanah beserta keterangan cara perolehannya sehingga disebut sebagai Aset Pemkot Surabaya.

Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah sebagai pihak Termohon merasa perlu mengkaji ulang terkait informasi sertifikat tanah tersebut karena merupakan asset pemerintah. Terlebih lagi, perlu tahu pasti perihal tujuan Pemohon karena takut disalahgunakan.

Elis Yusniyawati selaku Ketua Majelis kemudian merunut kronologi pengaduan dan permohonan informasi hingga berakhir di Komisi Informasi.  Berdasarkan pertimbangan perlunya dikaji ulang terkait bukti-bukti yang ada, maka majelis memutuskan untuk menunda jalannya persidangan. Sidang akan kembali digelar setelah ada pemberitahuan dari Panitera.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here