Home Berita Rikza Tak Hadir Dua Kali, Majelis KI Jatim Putuskan Permohonan Gugur

Rikza Tak Hadir Dua Kali, Majelis KI Jatim Putuskan Permohonan Gugur

43
0

KI Jatim – Majelis Sidang Komisioner Komisi Informasi (KI) Jatim memutuskan Permohonan Rikza terhadap SDN Jungcangcang Kel. Jungcangcang Kec. Pamekasan Kab. Pamekasan  dengan no regisiter 6/I/KI-Prov.Jatim-PS/2020 dinyatakan gugur. Hal itu didasarkan pada ketentuan Pasal 30 Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 tahun 2013 tentang Prosedur Penyelesaian Sengketa Informasi Publik yang mengatur bahwa Dalam hal Pemohon dan/atau kuasanya tidak hadir dalam persidangan selama  dua kali tanpa alasan yang jelas, Permohonan dinyatakan gugur.

Ketua Majelis Sidang Komisioner KI Jatim, A Nur Aminuddin saat memimpin sidang di kantor KI Jatim Jl Bandilan Sidoarjo, Rabu (19/10/2022) mengatakan, bahwa Pemohon telah dipanggil secara patut untuk hadir dalam persidangan yang digelar pada tanggal 8 Juni 2022 dan 20 September 2022 namun Pemohon tidak hadir tanpa disertai dengan alasan yang jelas dan dapat diterima.

“Menimbang bahwa Pemohon telah dua kali tidak hadir dalam persidangan yang digelar di Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur tanpa disertai alasan yang jelas dan yang juga dapat diterima. (Surat Pemberitahuan dengan penjelasan yang dapat diterima sebelum sidang digelar, dll). Menimbang bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 30 Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 tahun 2013 tentang Prosedur Penyelesaian Sengketa Informasi Publik yang mengatur bahwa Dalam hal Pemohon dan/atau kuasanya tidak hadir dalam persidangan selama dua kali tanpa alasan yang jelas, Permohonan dinyatakan gugur,” tegasnya.

Aminuddin mengatakan, berdasarkan pertimbangan tersebut, Majelis berpendapat bahwa permohonan  penyelesaian Sengketa Informasi Publik yang diajukan oleh Pemohon sudah selayaknya untuk dinyatakan gugur.

Demikian diputuskan dalam Rapat Permusyawaratan Majelis Komisioner yaitu A. Nur Aminuddin selaku Ketua merangkap Anggota, Edi Purwanto dan Herma Retno Prabayanti masing-masing sebagai Anggota, pada Selasa, 20 September 2022  dan dibacakan dalam sidang yang terbuka untuk umum pada Rabu, 19 Oktober 2022 oleh Majelis Komisioner dengan didampingi oleh Feby Krisbiyantoro sebagai Panitera Pengganti. (ris)