Home Berita Lagi, Tak Hadiri Dua Kali Sidang, Majelis Komisioner KI Jatim Gugurkan Permohonan...

Lagi, Tak Hadiri Dua Kali Sidang, Majelis Komisioner KI Jatim Gugurkan Permohonan Pemohon

36
0

KI Jatim – Kembali lagi, Majelis Sidang Komisioner Komis Informasi (KI) Jatim memutuskan mengugurkan permohonan pemohon. Kali ini terjadi pada permohonan Zainal Fatahar (Pemohon) terhadap Pemerintah Desa Tlontoraja Kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan (Termohon) digugurkan. Hal itu dikarenakan, ketentuan Pasal 30 Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 tahun 2013 tentang Prosedur Penyelesaian Sengketa Informasi Publik yang mengatur bahwa Dalam hal Pemohon dan/atau kuasanya tidak hadir dalam persidangan selama  dua kali tanpa alasan yang jelas, Permohonan dinyatakan gugur.

“Memutuskan, Permohonan Pemohon dengan Nomor Register: 26/III/KI-Prov.Jatim-PS/2020 dinyatakan gugur,” tegas Ketua Majelis Sidang Komisioner KI Jatim, Herma Retno Prabayanti, saat mengetok palu tanda diputuskan di sidang Komisi Informasi Jatim, Selasa (18/10/2022).

Dia menjelaskan, ada pertimbangan putusan dinyatakan gugur yaitu Pemohon telah dipanggil secara patut untuk hadir dalam persidangan yang digelar pada tanggal 15 Maret 2022 dan 28 September 2022, namun tidak hadir tanpa disertai dengan alasan yang jelas dan yang juga dapat diterima. “Menimbang bahwa Pemohon telah dua kali tidak hadir dalam persidangan yang digelar di Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur tanpa disertai alasan yang jelas dan yang juga dapat diterima. (Surat Pemberitahuan dengan penjelasan yang dapat diterima sebelum sidang digelar, dll),” ujarnya.

Berdasarkan ketentuan Pasal 30 Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 tahun 2013 tentang Prosedur Penyelesaian Sengketa Informasi Publik yang mengatur bahwa “Dalam hal Pemohon dan/atau kuasanya tidak hadir dalam persidangan selama dua kali tanpa alasan yang jelas, Permohonan dinyatakan gugur”. “Majelis berpendapat bahwa permohonan  penyelesaian Sengketa Informasi Publik yang diajukan oleh Pemohon sudah selayaknya untuk dinyatakan gugur,” tandasnya.

Demikian diputuskan dalam Rapat Permusyawaratan Majelis Komisioner yaitu Herma Retno Prabayanti selaku Ketua merangkap Anggota, A. Nur Aminuddin dan Imadoeddin masing-masing sebagai Anggota, pada Rabu, 28 September 2022  dan dibacakan dalam sidang yang terbuka untuk umum pada Selasa, 18 Oktober 2022 oleh Majelis Komisioner, dengan didampingi oleh Feby Krisbiyantoro sebagai Panitera Pengganti. (ris)