Home Berita Legal Standing Belum Ada, Majelis Tunda Sidang Universitas dr. Soetomo

Legal Standing Belum Ada, Majelis Tunda Sidang Universitas dr. Soetomo

55
0

Sidoarjo- Edi Purwanto selaku Ketua Majelis Komisioner pada sidang penyelesaian sengketa informasi publik antara Perkumpulan Sosial Garda Yudha Nusantara sebagai Pemohon dan Universitas dr. Soetomo Surabaya sebagai Termohon menunda sidang virtual hari ini, Rabu (16/6).
Sebabnya, kedua belah pihak tidak dapat menunjukkan legal standing yang jelas kepada Majelis.

James Christoffel Hahuly mengaku sebagai penerima kuasa substitusi dari Pemohon dengan menunjukkan surat kuasa dari Yahya Soepriyanto sebagai Sekretaris Perkumpulan Sosial Garda Yudha Nusantara.
Namun surat kuasa belum bisa diterima Majelis karena tidak dilengkapi stempel lembaga.

“Yahya Soepriyanto memberi kuasa substitusi kepada Saudara atas nama lembaga, tetapi tidak ada stempel di surat kuasa ini,” jelas Edi.
Mohon agar sidang berikutnya surat kuasa sudah dilengkapi dengan stempel apabila atas nama lembaga, lanjutnya.
Tetapi apabila pemberi kuasa sebagai pribadi maka tidak perlu tertulis atas nama lembaga pada surat tersebut, terangnya lagi kepada James.

Termohon yang dihadiri Suyanto juga mengaku tidak membawa surat kuasa. Dirinya baru saja mendapat perintah dari Rektor untuk hadir pada sidang virtual.

“Saya baru menjabat sebagai Wakil Rektor pada tanggal 1 Juni 2021, dan terus terang belum memahami pokok permasalahan persidangan ini,” kata Suyanto.
Saya akan melakukan koordinasi dengan Rektor terkait substansi ini, lanjutnya.

Edi Purwato yang saat itu didampingi Herma Prabayanti dan Imadoeddin sebagai Anggota Majelis memerintahkan para pihak agar segera melengkapi legal standing pada sidang selanjutnya. Disamping itu, apabila ada bukti-bukti agar diserahkan kepada Panitera paling lambat tiga hari sebelum persidangan digelar. (ase)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here