Berita


Kamis, 03/05/2018 20:23 WIB

Sengketa Informasi Kota Blitar, Ungkap Rekaman Video


Sidang lanjutan antara Pemohon Endhik Imam Sunarto dengan Termohon Pemerintah Kota Blitar kembali digelar oleh Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur pada Kamis (03/05). Dalam sidang pembuktian ini, Kuasa Pemohon dan Termohon hadir.

Pada kesempatan ini, Termohon yang diwakili oleh Andi Abimanyu, Rita Triana, dan Syahbana, mempertanyakan pihak Pemohon yang tidak hadir sendiri, akan tetapi dikuasakan. Pada sidang sebelumnya, Termohon meminta pihak pemohon dihadiri sendiri oleh Endhik, bukan kuasanya. Namun karena pada sidang kali pihak Pemohon kembali dihadiri oleh kuasanya, Termohon menyatakan keraguannya pada Pemohon. Menurut hasil pengamatan Termohon, ada sekolompok orang yang memanfaatkan Endhik untuk memohon informasi yang tujuannya tidak sesuai dengan surat permohonan. "Tujuan dari kelompok ini sebenarnya disembunyikan," kata Rita.

Dengan kondisi tersebut, Termohon meminta majelis untuk menghentikan semua proses permohonan sengketa yang ditujukan kepada Pemkot Blitar, baik yang sedang diproses maupun akan adiproses. "Kelompok ini hanya memanfaatkan undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik", jelas Rita. 

Menanggapi hal tersebut, Kuasa Pemohon Widodo, membantah adanya kelompok masyarakat di balik permohonan informasi. "Memang orang-perorang yang kebetulan satu wilayah di Kelurahan Tanggung," kata Widodo.

Lebih jauh, Widodo mempertanyakan kenapa Termohon mengapa menghalang-halangi permohonan informasi yang dijamin oleh undang-undang. Widodo juga menyampaikan, Pemohon Endhik siap hadir, jika pihak Termohon juga menghadirkan semua pihak yang terlibat dalam upaya menghalang-halangi Endhik dalam mengajukan permohonan informasi untuk mendapat keterangan yang jelas, apa tujuan menghalang-halangi itu. "Siapa yang menyuruh, kenapa ada unsur menakut-nakuti?" katanya.

Pada kesempatan tersebut, Pemohon menambahkan alat bukti yang telah disampaikan pada sidang sebelumnya. Bukti tersebut berupa CD, yang berisi tentang rekaman pertemuan petugas dari Dinas Kominfo dengan Endhik.

Menariknya Pihak Termohon, juga menyampaikan bukti video yang hampir sama, yaitu video pertemuan antara Perwakilan Pemkot dengan Endhik, yang menunjukkan pengakuan Pemohon Endhik bahwa tidak melakukan permohonan informasi, namun hanya dimanfaatkan oleh orang lain. Selain itu, Termohon menyampaikan bukti-bukti lain berupa Keputas Walikota tentang PPID, dan surat-surat lain. Namun demikian, pihak Termohon menyatakan bahwa bukti tersebut tidak boleh dilihat oleh pihak lain termasuk Pemohon. 

Marena alat bukti para pihak telah diberikan semua, Majelis Komisioner yang terdiri dari Isrowi Farida, Ketty trisetyorini dan Wahyu Kuncoro, meminta para pihak untuk membuat kesimpulan, sehingga agenda sidang berikutnya adalah pembacaan putusan. (RH)

 



Berita lainnyaindeks


Dalam rangka Monev PPID 2018, Komisi Informasi meminta badan Publik di Jawa Timur, untuk melaporkan…


KI Jatim Menolak Permohonan Terhadap OJK

Rabu, 12/09/2018 14:06 WIB

Sengketa informasi antara Pemohon Yayasan Perlindungan Konsumen Makmur Bersama dengan Termohon Otoritas…




Jadwal kegiatan lainnyaindeks

Peluncuran Buku Pedoman SLIP-Desa
Rabu, 20/04/2016 09:00 WIB - Rabu, 20/04/2016 13:00 WIB
Gedung Kominfo Jl Ahmad Yani 242 - 244, Surabaya

Penyelesaian Sengketa Informasi

Generic placeholder image
Mekanisme
Tatacara dan alur pengajuan sengketa informasi
Generic placeholder image
Daftar Kasus
Kasus-kasus sengketa informasi yang ditangani
Generic placeholder image
Pengajuan Sengketa Informasi
Form pengajuan sengketa informasi
Generic placeholder image
Laporan Sengketa Informasi
Laporan kinerja Komisi Informasi