Berita


Rabu, 19/11/2014 17:56 WIB

Peringatan Hari Hak untuk Tahu oleh KI Prov Jatim


Komisi Informasi (KI) Prov Jatim menggelar peringatan Hari Hak untuk Tahu se-Dunia (Right to Know Day/RTKD) di Taman Bungkul Surabaya, Minggu (28/9). Peringatan RTKD yang merupakan kegiatan tahunan untuk memberikan pemahaman pada masyarakat tentang hak asasi dalam mendapatkan informasi publik.

Hadir dalam acara, Wakil Ketua KI Prov Jatim, Zulaikha dan Anggota Komisioner Mahbub Junaidi, serta sejumlah mahasiswa dari Universitas Dr. Soetomo Surabaya.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua KI Prov Jatim menyampaikan 10 Pripsip Hak untuk Tahu yang perlu diketahui masayarakat adalah : 1. Akses Informasi adalah Hak setiap orang; 2. Informasi yang dirahasiakan adalah pengecualian; 3. Hak untuk Tahu diaplikasikan di semua lembaga publik; 4. Semua permintaan menjadi cepat, sederhana, dan tanpa biaya; 5. Para pejabat memiliki tugas untuk melayani Pemohon; 6. Penolakan harus berdasarkan Undang-Undang; 7. Kepetingan publik menjadi Hak yang lebih tinggi dari kerahasiaan; 8. Setiap orang memiliki hak untuk mengkritisi keputusan yang merugikan; 9. Lembaga publik harus proaktif menginformasikan tentang lembaganya; dan 10.Hak tersebut dijamin oleh lembaga independen. “Informasi publik adalah hak setiap warga negara”, terangnya.

Sedangkan Mahbub, mengajak masyarakat untuk atif mengakses informasi publik untuk meningkatkan kualitas badan publik. “ Untuk berpartisipasi dalam penyusunan kebijakan publik, penciptaan tatakelola pemerintahan yang baik, dan mencerdaskan bangsa, masyarakat harus banyak mengakses informasi publik,” terangnya.

Namun demikian, menurut Mahbub, masih ada sejumlah Badan Publik yang kurang terbuka dikarenakan ada ketakutan akan penyalahgunaan informasi. “Ya itulah tantangan Komisi Informasia dalam menjalankan Undang-Undang No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,” lanjutnya.

Masyarakat yang hadir cukup antusias dalam peringatan RTKD ini, terlihat dari banyaknya partisipasi dalam menandatangani 10 Prinsip Hak untuk Tahu yang telah disediakan panitia. Seorang warga, Edi mengaku senang jika pemerintah bersikap terbuka terutama dalam hal anggaran. “Kalau pemerintah terbuka, kita pasti senang. Kalau mereka bersih kenapa harus takut transparan” katanya.

Untuk memeriahkan sosialisasi RTKD ini, KI Jatim membagikan sejumlah brosur, gantungan kunci, mug, jam dinding dan kaos kepada masyarakat. Di akhir acara, spanduk 10 prinsip Hak untuk Tahu yang telah ditandatangani peserta yang hadir, dibentangkan berkeliling Taman Bungkul. (RH)



Berita lainnyaindeks


Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengukuhkan anggota Komisi Informasi (KI) periode…


Dinas Kominfo Daerah DIY melakukan study banding ke Komisi Informasi (KI) Prov Jatim. Kunjungan ini…




Jadwal kegiatan lainnyaindeks

Peluncuran Buku Pedoman SLIP-Desa
Rabu, 20/04/2016 09:00 WIB - Rabu, 20/04/2016 13:00 WIB
Gedung Kominfo Jl Ahmad Yani 242 - 244, Surabaya

Penyelesaian Sengketa Informasi

Generic placeholder image
Mekanisme
Tatacara dan alur pengajuan sengketa informasi
Generic placeholder image
Daftar Kasus
Kasus-kasus sengketa informasi yang ditangani
Generic placeholder image
Pengajuan Sengketa Informasi
Form pengajuan sengketa informasi
Generic placeholder image
Laporan Sengketa Informasi
Laporan kinerja Komisi Informasi